D alam lanskap ritel modern yang terus berevolusi, kemampuan untuk menyelaraskan operasi di berbagai saluran penjualan menjadi kunci keberhasilan. Banyak peritel saat ini dihadapkan pada tantangan signifikan: sistem yang terfragmentasi, data inventori yang tidak akurat, dan pengalaman pelanggan yang terputus-putus. Akibatnya, pesanan sering dibatalkan, kepuasan pelanggan menurun, dan efisiensi operasional terganggu. Kami telah menyaksikan secara langsung bagaimana sistem manajemen pesanan (OMS) yang tepat dapat merevolusi operasi ritel, mengubah tantangan menjadi peluang pertumbuhan.
Fluent Commerce, sebagai Sistem Manajemen Pesanan Terdistribusi (Distributed Order Management System – OMS) berbasis cloud-native, hadir sebagai solusi fundamental. Platform ini dirancang untuk mengorkestrasi alur pesanan yang kompleks di berbagai saluran, gudang, dan mitra. Dengan kemampuannya untuk berintegrasi secara mulus dengan berbagai sistem melalui konektor siap pakai, Fluent Commerce memungkinkan bisnis mengelola pesanan, inventori, dan pemenuhan di semua skala. Didukung oleh berbagai pola API seperti REST, GraphQL, dan Webhooks, proses integrasi dapat dipercepat secara signifikan, mengurangi waktu implementasi dan biaya kepemilikan total. Integrasi ini krusial untuk menjaga data inventori tetap sinkron secara real-time, sebuah aspek yang sangat penting untuk meminimalkan kekecewaan pelanggan dan pembatalan pesanan yang tidak perlu. Koneksi Fluent Commerce dengan platform seperti Shopify atau Salesforce Commerce Cloud menciptakan sistem terpadu yang memberikan data inventori akurat, logika pemenuhan yang lebih baik, dan pengurangan biaya transportasi. Artikel ini akan mengeksplorasi 11 integrasi kunci Fluent Commerce yang paling penting, disertai dengan contoh nyata dari peritel terkemuka yang telah berhasil mentransformasi proses manajemen pesanan dan pemenuhan mereka. Kami akan membahas setiap integrasi secara mendalam, termasuk manfaat utama, studi kasus praktis, dan pertimbangan teknis yang perlu Anda pahami untuk meraih kesuksesan omnichannel yang sesungguhnya.
Pendahuluan: Tantangan Ritel Modern dan Solusi Integrasi Fluent Commerce
Perkembangan pesat teknologi digital telah mengubah cara konsumen berbelanja secara fundamental. Pelanggan kini mengharapkan pengalaman belanja yang lancar, konsisten, dan personal di setiap titik kontak, baik online maupun offline. Namun, banyak peritel masih bergulat dengan sistem warisan (legacy systems) yang terisolasi, menyebabkan fragmentasi data inventori dan pesanan. Kondisi ini seringkali berujung pada stok barang yang tidak akurat, penundaan pengiriman, dan pembatalan pesanan yang merugikan reputasi merek. Tantangan-tantangan ini bukan sekadar kendala operasional, melainkan penghalang utama bagi pertumbuhan bisnis dan kepuasan pelanggan.
Di sinilah Integrasi Fluent Commerce hadir sebagai game-changer. Fluent Commerce dirancang sebagai tulang punggung (backbone) untuk operasi ritel modern, bertindak sebagai sistem manajemen pesanan terdistribusi (Distributed Order Management System – OMS) berbasis cloud-native. Dengan arsitektur mikroservis yang fleksibel, Fluent Commerce mampu mengorkestrasi seluruh siklus hidup pesanan, dari saat pesanan dibuat hingga produk sampai di tangan pelanggan. Ini mencakup pengelolaan inventori di berbagai lokasi, penentuan lokasi pemenuhan yang optimal, dan koordinasi dengan berbagai mitra logistik.
Kemampuan Fluent Commerce untuk berintegrasi secara mulus dengan ekosistem ritel yang ada adalah intinya. Melalui konektor siap pakai dan dukungan berbagai pola API (REST, GraphQL, Webhooks), platform ini dapat dengan cepat terhubung ke sistem e-commerce, ERP, WMS, POS, dan banyak lagi. Tujuannya adalah menciptakan sumber kebenaran tunggal untuk data pesanan dan inventori, memungkinkan visibilitas end-to-end yang krusial untuk memberikan janji pengiriman yang dapat diandalkan dan pengalaman pelanggan yang superior. Dengan memecahkan silo data dan mengotomatisasi alur kerja yang kompleks, Fluent Commerce memberdayakan peritel untuk beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan pasar dan ekspektasi konsumen yang terus meningkat.
Memahami Fluent Commerce dan Arsitektur Integrasinya
Fluent Commerce adalah platform OMS yang dibangun di atas prinsip-prinsip cloud-native dan arsitektur mikroservis. Ini berarti platform ini sangat skalabel, tangguh, dan fleksibel, mampu menangani volume pesanan yang besar dan kompleksitas operasional ritel global. Berbeda dengan sistem monolitik tradisional, arsitektur mikroservis memungkinkan setiap komponen Fluent Commerce untuk beroperasi secara independen, memfasilitasi pengembangan, penyebaran, dan pemeliharaan yang lebih cepat. Fleksibilitas ini juga tercermin dalam kemampuan integrasinya.
Inti dari kemampuan integrasi Fluent Commerce adalah pendekatan API-first. Setiap fungsi dalam platform terekspos melalui API yang kuat dan terdokumentasi dengan baik, memungkinkan komunikasi dua arah yang lancar dengan sistem eksternal. Baik itu data inventori dari ERP, detail produk dari PIM, atau status pengiriman dari layanan kurir, Fluent Commerce dapat mengonsumsi dan menyediakan data secara real-time. Ini menghilangkan kebutuhan akan sinkronisasi data batch yang memakan waktu dan rentan kesalahan, memastikan bahwa setiap bagian dari ekosistem ritel selalu memiliki informasi yang paling mutakhir.
Selain API, Fluent Commerce juga menawarkan berbagai mekanisme integrasi lainnya, termasuk konektor siap pakai (pre-built connectors) dengan platform e-commerce populer, dukungan Webhooks untuk notifikasi berbasis peristiwa, dan kemampuan untuk menyesuaikan alur kerja integrasi melalui aturan bisnis yang fleksibel. Ini memungkinkan peritel untuk merancang solusi integrasi yang sesuai dengan kebutuhan spesifik mereka, baik itu integrasi standar atau kustom yang sangat spesifik. Dengan menjadi “master ketersediaan” (availability master) dan “master pesanan” (order master), Fluent Commerce tidak menggantikan sistem back-end yang ada, melainkan bekerja bersama mereka untuk mengorkestrasi data dan proses, memastikan bahwa semua sistem berbicara dalam bahasa yang sama dan berfungsi sebagai kesatuan yang kohesif.
Integrasi Kunci #1: Shopify dan Kekuatan Manajemen Pesanan Lanjut
Shopify adalah platform e-commerce yang populer dan mudah digunakan, menjadi pilihan banyak peritel untuk membangun toko online mereka. Namun, seiring pertumbuhan bisnis, kebutuhan akan kapabilitas manajemen pesanan yang lebih canggih seringkali melampaui fitur bawaan Shopify. Di sinilah integrasi Fluent Commerce dengan Shopify berperan, membuka potensi luar biasa yang melampaui batasan platform e-commerce standar.
Integrasi Fluent Commerce dengan Shopify beroperasi melalui aplikasi bersertifikat yang menghubungkan fitur e-commerce Shopify dengan alat manajemen pesanan canggih Fluent Commerce. Integrasi siap pakai ini memungkinkan sinkronisasi pesanan secara langsung, menyederhanakan proses checkout, dan memperbarui detail pasca-pembayaran dengan cepat. Bagi peritel yang menggunakan Shopify Plus dan membutuhkan lebih dari sekadar fitur platform dasar, penambahan sistem manajemen pesanan yang lebih maju ini memungkinkan mereka untuk mendapatkan kendali penuh tanpa harus beralih platform secara total. Koneksi ini membantu bisnis mengelola inventori, pesanan, dan pemenuhan di berbagai saluran sambil tetap mempertahankan antarmuka Shopify yang mudah digunakan. Pelanggan mendapatkan informasi akurat melalui solusi commerce terpadu yang menangani alur pesanan kompleks di balik layar.
Manfaat Utama Integrasi Shopify
- Manajemen Pembayaran yang Lebih Baik: Sistem memverifikasi permintaan pembayaran, menerapkan diskon, dan memeriksa ketersediaan inventori untuk memastikan transaksi yang lancar dan bebas masalah.
- Sinkronisasi Pesanan Langsung: Menjaga keakuratan data inventori dan pemenuhan, menampilkan tingkat stok dan status pesanan bisnis secara real-time.
- Pemrosesan Pasca-Pembayaran yang Disederhanakan: Menangani pengembalian dana, pengambilan pesanan, dan pembaruan pemenuhan dengan mulus untuk penjual dan pelanggan.
- Mengurangi Pengabaian Keranjang: Peritel dapat secara signifikan mengurangi pengabaian keranjang belanja dengan menampilkan inventori yang akurat dan opsi pemenuhan yang fleksibel kepada pelanggan.
Integrasi ini juga menjaga inventori tetap sinkron hampir secara instan, yang mengarah pada lebih sedikit pesanan yang dibatalkan dan pelanggan yang lebih bahagia. Sebuah studi kasus menunjukkan bagaimana seorang peritel Shopify Plus yang berkembang pesat menghadapi tantangan dalam mengelola inventori dan pesanan di berbagai saluran dan lokasi. Dengan menambahkan Fluent Commerce OMS ke pengaturan Shopify Plus mereka, mereka memperoleh visibilitas lengkap atas inventori mereka sambil mempertahankan frontend e-commerce yang sudah dikenal. Ini membantu mereka menambahkan saluran digital baru, menawarkan lebih banyak opsi pemenuhan, dan berkembang lebih cepat ke wilayah baru. Secara teknis, integrasi ini memanfaatkan berbagai pola API (REST, GraphQL, Webhooks) dan arsitektur mikroservis cloud-native, yang membutuhkan pemeliharaan lebih sedikit dan biaya kepemilikan yang lebih rendah. Meskipun memiliki kompleksitas rata-rata (14 dari 20), mitra seperti Tech Mahindra dan Patchworks menawarkan konektor siap pakai untuk mempercepat implementasi.
Integrasi Kunci #2: Salesforce Commerce Cloud untuk Pengalaman Omnichannel Terpadu
Peritel modern mengandalkan integrasi seamless antara Salesforce Commerce Cloud dengan Fluent Order Management untuk menciptakan pengalaman omnichannel yang memukau pelanggan dan mengoptimalkan efisiensi operasional. Kombinasi ini memperkuat kemampuan e-commerce Salesforce dengan kecanggihan orkestrasi pesanan Fluent Commerce, menghasilkan sistem ritel yang sangat responsif.
Salesforce Commerce Cloud adalah platform e-commerce terdepan yang membantu bisnis membangun dan menjalankan toko online. Integrasi dengan Fluent Commerce memungkinkan peritel untuk menyinkronkan data inventori antara sistem dan lokasi, sehingga pelanggan dapat melihat informasi stok yang akurat di toko-toko lokal. Konektor Fluent Commerce memadukan storefront Salesforce Commerce Cloud dengan layanan pelanggan Salesforce Service Cloud, menciptakan sistem terpadu yang melancarkan pengalaman pembelian pelanggan – mulai dari penjelajahan produk hingga dukungan purna jual. Hal ini secara signifikan meningkatkan kepuasan pelanggan karena mereka selalu mendapatkan informasi yang konsisten dan akurat.
Manfaat Penting Integrasi Salesforce Commerce Cloud
- Sinkronisasi Data yang Ditingkatkan: Data mengalir dengan mudah antara OMS dan platform e-commerce. Inventori tetap sinkron hampir secara instan, yang mengurangi kekecewaan pelanggan akibat stok tidak tersedia.
- Efisiensi Operasional yang Lebih Baik: Tim dapat melakukan lebih sedikit pemeliharaan, berinovasi dengan cepat, dan memangkas total biaya kepemilikan melalui proses yang terotomatisasi.
- Pengalaman Pelanggan Superior: Pelanggan melihat tingkat inventori yang tepat dan dapat mengambil pesanan online di toko, yang meningkatkan kunjungan toko dan pendapatan.
- Pengambilan Keputusan yang Lebih Baik: Tim belajar dari data terintegrasi untuk membuat keputusan strategis yang lebih tepat dan berbasis data.
Integrasi ini membantu peritel mengoptimalkan operasi pemenuhan mereka dengan logika penyumberan lanjutan (advanced sourcing logic) dan biaya transportasi yang lebih rendah. JD Sports adalah contoh nyata bagaimana integrasi ini bekerja dalam praktik. Sejak 1981, mereka telah membangun pengalaman omnichannel yang mulus di berbagai merek dan wilayah. Mereka membutuhkan Sistem Manajemen Pesanan untuk bisnis kompleks mereka dan memilih Fluent Commerce dengan Salesforce. Keputusan ini membantu mereka berkembang pesat selama pandemi COVID-19. JD Sports kini dapat meluncurkan merek atau wilayah baru dalam waktu 5 minggu dan menerapkan fungsi Ship from Store hanya dalam 2 minggu. Hasil ini menunjukkan betapa fleksibel dan adaptifnya integrasi ini. Aspek teknis integrasi Fluent Commerce dan Salesforce Commerce Cloud memiliki tingkat kompleksitas 14 dari 20, membutuhkan pengembangan kustom dan pengujian menyeluruh. Tim harus fokus pada penetapan tujuan yang jelas, memeriksa kompatibilitas teknologi yang ada, memetakan bidang data dan alur kerja secara cermat, serta membangun arsitektur integrasi yang tangguh. Arsitektur micro frontend dan alur kerja berbasis aturan memungkinkan tim bekerja sama dengan lebih efektif, memungkinkan bisnis memberikan nilai lebih cepat.
Integrasi Kunci #3: SAP Commerce Cloud dalam Ekosistem Enterprise
Peritel besar (enterprise retailers) dengan kebutuhan commerce yang kompleks seringkali mengandalkan integrasi SAP Commerce Cloud dengan Fluent Commerce. Kombinasi ini menciptakan fondasi yang kuat untuk operasi omnichannel, menjembatani kemampuan ERP yang canggih dengan orkestrasi pesanan modern, sebuah pendekatan yang berbeda dari integrasi lainnya. Ini memungkinkan bisnis untuk mengelola inventori, pesanan, dan data pelanggan di seluruh ekosistem SAP mereka dengan presisi tinggi.
SAP Commerce Cloud adalah platform commerce omnichannel terkemuka yang terkenal dengan fitur-fitur terbaik di kelasnya dan integrasinya yang mulus dalam ekosistem SAP yang luas. Sistem ini berpadu dengan Fluent Commerce untuk menciptakan lingkungan terpadu di mana inventori, pesanan, dan data pelanggan mengalir antar sistem secara alami. Perusahaan memperoleh visibilitas dan kontrol terpusat atas inventori mereka sambil mempertahankan frontend e-commerce yang tangguh. Fluent Order Management menawarkan integrasi berbasis konfigurasi yang meminimalkan pengembangan kustom yang ekstensif, mempercepat waktu implementasi dan mengurangi biaya.
Manfaat Strategis Integrasi SAP Commerce Cloud
- Akurasi Inventori yang Ditingkatkan: Sinkronisasi inventori mendekati real-time mengurangi kekecewaan pelanggan dan pesanan yang dibatalkan.
- Pengurangan Biaya Operasional: Logika pemenuhan yang lebih baik mengurangi biaya transportasi dan meningkatkan efisiensi.
- Inovasi yang Lebih Cepat: Arsitektur mikroservis cloud-native membantu tim melakukan lebih sedikit pemeliharaan dan mengurangi total biaya kepemilikan.
- Visibilitas Pelanggan yang Lebih Baik: Pelanggan melihat informasi stok yang akurat dan berbagai opsi pemenuhan, yang membangun kepercayaan pada ketersediaan produk.
Peritel dapat menambahkan saluran digital baru dengan cepat, memperluas opsi pemenuhan, dan memasuki wilayah baru sambil menjaga konsistensi data di semua sistem. Breitling, pembuat jam tangan mewah berusia 139 tahun, menunjukkan kekuatan integrasi ini. Perusahaan ini sebelumnya berjuang untuk melacak inventori di seluruh butik dan toko online di bawah satu sistem. Breitling memilih Fluent Commerce Order Management dan mengintegrasikannya dengan SAP ERP mereka yang sudah ada. Ayata Commerce memimpin implementasi menggunakan metodologi agile, dengan peluncuran Tahap 1 di Swiss memakan waktu kurang dari empat bulan. Hasilnya sangat mengesankan: penjualan online AS melonjak 20% pada bulan pertama setelah implementasi, dan pendapatan penjualan online tumbuh antara 15% hingga 30%. Secara teknis, perusahaan perlu perencanaan yang cermat untuk integrasi SAP Commerce Cloud, dengan opsi seperti Data Hub Technique (membutuhkan lisensi tambahan), SAP Cloud Platform Integration (SCPI) dengan antarmuka yang mudah digunakan dan konektor siap pakai, serta arsitektur mikroservis yang mendukung berbagai pola API (REST, GraphQL, Webhooks) untuk fleksibilitas integrasi yang lebih cepat. Arsitektur fleksibel Fluent Commerce dan aturan manajemen pesanan yang dapat disesuaikan memungkinkan organisasi menyesuaikan integrasi dengan kebutuhan bisnis spesifik mereka.
Integrasi Kunci #4: Menyatukan ERP sebagai Sumber Kebenaran Inventori
Bagi peritel dengan berbagai sistem, masalah terbesar yang dihadapi adalah data inventori yang terputus. Ketika sistem Enterprise Resource Planning (ERP) terhubung dengan sistem manajemen pesanan, muncullah satu sumber kebenaran (single source of truth) yang membantu membuat keputusan inventori yang akurat dan pemenuhan yang optimal. ERP, yang seringkali menjadi inti operasional bisnis, menyediakan data krusial mulai dari pengadaan hingga keuangan, dan integrasinya dengan OMS sangat vital untuk visibilitas inventori secara menyeluruh.
Sistem Enterprise Resource Planning (ERP) berfungsi sebagai salah satu titik integrasi inti bagi Fluent Commerce. Seiring pertumbuhan perusahaan, mereka mengumpulkan berbagai sistem back-end, termasuk ERP yang berbeda, yang menciptakan skenario inventori yang kompleks. Fluent Order Management tidak menggantikan sistem-sistem ini; sebaliknya, ia berfungsi sebagai “master ketersediaan” yang mengambil data stok dari sistem lain dan melacak inventori di berbagai lokasi. Sistem ini menyinkronkan inventori, pesanan, dan data pelanggan antara ERP dan platform Fluent Commerce. Melalui koneksi ini, peritel mendapatkan pembaruan inventori instan di semua sistem dan lokasi. Sementara ERP tradisional memperbarui inventori secara batch, integrasi ini memberikan tingkat stok real-time yang menunjukkan ketersediaan saat ini, menghindari overselling atau underselling.
Keunggulan Integrasi ERP dengan Fluent Commerce
- Visibilitas Inventori yang Akurat: Anda dapat melacak inventori di seluruh sistem dan lokasi secara instan untuk menghindari penjualan berlebih dan penjualan kurang.
- Logika Penyumberan Kompleks: Logika canggih membantu mengirim pesanan dari lokasi terbaik sambil menangani konsolidasi pesanan dan pengiriman terpisah.
- Mengurangi Panggilan Dukungan: Pembaruan pesanan otomatis menjaga pelanggan tetap terinformasi dan memangkas biaya pusat panggilan.
- Ekspansi Saluran yang Lebih Cepat: Anda mengontrol penjualan produk di setiap situs web atau marketplace untuk meluncurkan saluran penjualan baru dengan lebih cepat.
- Pengalaman Pelanggan yang Ditingkatkan: Akses cepat ke fitur baru meningkatkan pengalaman pelanggan di semua saluran.
Integrasi ini memungkinkan bisnis untuk dengan cepat mengubah logika pemenuhan berdasarkan permintaan, tingkat stok, atau peristiwa tak terduga seperti masalah cuaca. Sebuah studi kasus menunjukkan bahwa peritel yang berkembang seringkali kesulitan menjaga inventori yang akurat di sistem yang terpisah. Dengan menambahkan Fluent Order Management, peritel tersebut menciptakan satu tampilan inventori yang menjadi krusial untuk mengontrol stok Available to Promise (ATP). Solusi mereka menjaga data inventori tetap sinkron di seluruh sistem. Bisnis dapat melihat item yang tersedia dan status stok terperinci, termasuk item yang sedang diproses atau siap untuk diambil dan dikirim. Visibilitas yang lebih baik membantu mengurangi stok habis online, meningkatkan penjualan, dan pelanggan mendapatkan informasi ketersediaan produk yang akurat. Secara teknis, integrasi ERP dengan Fluent Commerce memerlukan perhatian pada beberapa elemen seperti bekerja dengan banyak sumber inventori, mendukung metode sinkronisasi inventori (batch dan delta updates), arsitektur API-first, dan pola integrasi yang tepat untuk pemrosesan data instan atau batch. Fluent Order Management bertindak sebagai middleware yang kuat antara kompleksitas penjualan dan sistem ERP, memberikan tampilan inventori di seluruh perusahaan dan perutean yang dioptimalkan, memastikan janji pengiriman yang andal dan tepat waktu di semua saluran.
Integrasi Kunci #5: WMS dan Optimalisasi Operasi Gudang
Manajemen gudang membawa tantangan unik yang tetap ada bahkan dengan platform e-commerce teratas. Koneksi sistem manajemen gudang (WMS) Anda dengan Fluent Order Management menciptakan ekosistem yang kuat yang akan memberikan akurasi inventori dan eksekusi pemenuhan pesanan yang optimal. Integrasi ini memastikan bahwa operasi fisik di gudang berjalan seiring dengan data pesanan dan inventori yang akurat, mengurangi kesalahan dan meningkatkan kecepatan pengiriman.
Fluent Commerce dan Warehouse Management Systems menjalin jalur komunikasi dua arah yang krusial. WMS menerima permintaan pemenuhan dari Fluent OMS dan mengirimkan kembali pembaruan pemenuhan dengan detail penting tentang proses pick-and-pack. Alur dua arah ini menyediakan visibilitas lengkap antara operasi gudang dan manajemen pesanan. Integrasi ini memberikan kontrol langsung atas inventori, pesanan, dan proses pemenuhan yang meningkatkan kepuasan pelanggan dan merangsang pertumbuhan bisnis. Dengan demikian, setiap item di gudang dapat dilacak dan dialokasikan secara efisien, menghindari kebingungan dan penundaan.
Manfaat Berharga Integrasi WMS dengan Fluent Commerce
- Visibilitas Inventori yang Ditingkatkan: Tampilan inventori langsung di seluruh saluran penjualan membantu dengan perkiraan permintaan yang akurat dan mencegah kehabisan stok.
- Operasi Gudang yang Dioptimalkan: Manajemen inventori yang lebih baik mengurangi kesalahan pemilihan melalui pemenuhan pesanan otomatis.
- Akurasi Pesanan yang Ditingkatkan: Pelanggan menerima persis apa yang mereka pesan ketika sistem tetap sinkron.
- Skalabilitas untuk Pertumbuhan: Volume pesanan meningkat tanpa batasan sistem seiring perubahan permintaan bisnis.
- Mengurangi Pekerjaan Manual: Tugas otomatis meminimalkan kesalahan entri data dalam pemrosesan pesanan dan pemenuhan.
Kisah Psycho Bunny menunjukkan bagaimana integrasi ini merevolusi operasi. Merek pakaian yang berkembang pesat ini menghadapi tantangan dengan sistem yang terputus dan menerapkan transformasi digital terperinci dengan mengganti OMS dan sistem manajemen gudang mereka. Fluent Order Management memberi mereka fleksibilitas luar biasa untuk mengubah logika pemenuhan dengan cepat tanpa mengganggu operasi. Mereka menampilkan data inventori langsung di seluruh lokasi dan sistem sambil mengelola kebutuhan bisnis ritel dan grosir dalam satu solusi. ALDO Group mencapai kemenangan gemilang dengan menggunakan Fluent Order Management untuk menangani lebih dari satu juta SKU di ratusan lokasi. Integrasi mereka meningkatkan proses pemenuhan dan pick-and-pack sambil menjaga operasi tetap stabil selama periode lalu lintas tinggi. Secara teknis, implementasi WMS memerlukan fokus pada arsitektur integrasi (konektor siap pakai dari mitra), transformasi data (pemetaan, pemfilteran, perutean), persyaratan skalabilitas (SKU, lokasi, volume transaksi), dan logika pemenuhan cerdas yang merutekan pesanan ke gudang terdekat untuk pengiriman yang cepat dan hemat biaya. Fluent Commerce menjadi “master ketersediaan” dengan mempertahankan total inventori saat ini di seluruh lokasi, menjadikannya sumber utama informasi terbaru untuk semua saluran penjualan.
Integrasi Kunci #6: POS untuk Pengalaman Belanja Terpadu di Toko Fisik
Sistem Point of Sale (POS) berfungsi sebagai titik akhir dalam perjalanan belanja pelanggan di toko fisik. Banyak peritel kesulitan menghubungkan pengalaman di toko dengan kehadiran online mereka, menciptakan celah dalam perjalanan pelanggan omnichannel. Integrasi Fluent Commerce POS memperbaiki disonasi ini, menciptakan sistem commerce terpadu yang memberdayakan pelanggan dan staf toko.
Fluent Order Management dan sistem Point of Sale bekerja sama untuk berbagi informasi vital dua arah. Peritel kini dapat mengontrol dan memantau stok, pembelian, dan pemenuhan pesanan di toko dan saluran digital mereka. Sistem ini tidak hanya melacak inventori; staf toko dapat melihat detail pesanan, menangani pengambilan pesanan dengan cepat, dan memeriksa prioritas pelanggan untuk meningkatkan pengalaman belanja. Ini berarti ketika seorang pelanggan membeli item secara online dan memilih untuk mengambilnya di toko, staf toko memiliki semua informasi yang mereka butuhkan untuk memfasilitasi proses tersebut dengan cepat dan efisien, bahkan menawarkan rekomendasi produk tambahan.
Manfaat Utama Integrasi POS
- Layanan Pelanggan yang Ditingkatkan: Staf dapat menemukan item dengan cepat dan melihat produk apa yang dikumpulkan pelanggan, membantu mereka menyarankan pakaian yang cocok dan meningkatkan penjualan.
- Visibilitas Inventori Real-Time: Staf dan pelanggan melihat stok yang tersedia di mana saja, yang mengarah pada lebih banyak penjualan dan mengurangi frustrasi.
- Operasi Toko yang Dioptimalkan: Peritel mengontrol alur pesanan ke setiap toko, mencegah kemacetan dan menjaga pelanggan tetap senang dengan waktu tunggu yang singkat.
- Peningkatan Trafik Toko: Menampilkan tingkat stok dan opsi pengambilan pesanan menarik lebih banyak orang ke toko dan meningkatkan pendapatan, karena pelanggan cenderung membeli lebih banyak saat berada di toko.
Integrasi ini membantu peritel membangun rencana pick-and-pack yang sesuai dengan pengaturan toko mereka dan mengurangi pencetakan. Taking Shape, sebuah peritel mode, menunjukkan bagaimana integrasi Fluent Commerce POS mengubah pengalaman pengambilan pesanan. Mereka menghubungkan Fluent Order Management dengan sistem POS mereka, dan staf toko mendapatkan akses cepat ke detail pesanan. Staf dapat melihat item persis yang akan diambil pelanggan, pengetahuan ini membantu mereka menyarankan barang pelengkap. Pelanggan mendapatkan layanan yang lebih baik, dan toko menemukan cara baru untuk meningkatkan penjualan. Keberhasilan integrasi POS bergantung pada beberapa faktor: pendekatan sinkronisasi data yang tepat (seberapa sering sistem harus memperbarui inventori), kontrol perutean pesanan (aturan untuk mendistribusikan pekerjaan antar toko), pelatihan staf toko, dan kemampuan offline (bagaimana sistem bekerja selama pemadaman jaringan). Fluent Order Management mendukung berbagai pola integrasi, memungkinkan peritel memilih yang paling sesuai dengan teknologi mereka saat ini.
Integrasi Kunci #7: Manajemen Retur yang Efisien dan Berpusat Pelanggan
Proses retur yang dirancang dengan baik dapat mengubah pelanggan yang tidak puas menjadi advokat merek. Integrasi manajemen retur Fluent Commerce mengelola seluruh perjalanan retur, memberikan peritel kontrol atas operasi logistik terbalik (reverse logistics). Di era e-commerce, kemudahan dan kecepatan proses retur seringkali menjadi faktor penentu bagi pelanggan untuk melakukan pembelian ulang.
Permintaan retur dalam Fluent Commerce merepresentasikan permintaan pelanggan untuk mengembalikan barang yang dipesan. Anda dapat mengakses semua retur pelanggan melalui peritel yang terhubung ke akun yang masuk menggunakan antarmuka retur. Integrasi ini dirancang untuk membantu peritel memproses retur melalui berbagai saluran sambil mempertahankan kontrol sepanjang perjalanan logistik terbalik. Ini berarti, baik pelanggan mengembalikan barang di toko, melalui kurir, atau di pusat pengembalian, prosesnya terkoordinasi secara terpusat, memberikan visibilitas penuh dan efisiensi.
Manfaat Integrasi Retur
- Mengurangi Penundaan Pengembalian Dana: Pengembalian dana yang lambat adalah masalah terbesar bagi seperempat konsumen selama proses retur. Integrasi ini mempercepat proses pengembalian dana, meningkatkan kepuasan.
- Fleksibilitas Omnichannel: Retur gratis di toko untuk pembelian online menciptakan peluang upsell, karena pelanggan mungkin akan membeli sesuatu yang lain saat berkunjung.
- Kontrol Biaya: Kode alasan retur membantu meningkatkan kecepatan rilis ulang inventori, memungkinkan barang yang dikembalikan segera dijual kembali jika kondisinya memungkinkan.
- Meningkatkan Loyalitas: Kebijakan retur yang sederhana dan bebas masalah meningkatkan nilai seumur hidup pelanggan (customer lifetime value).
- Keberlanjutan: Pemrosesan retur yang lebih baik mempermudah peluang rekomendasi (recommerce), mendukung inisiatif keberlanjutan.
Peritel yang menggunakan integrasi retur dapat secara otomatis memproses retur buta (blind returns) — item yang dikembalikan tanpa pemberitahuan sebelumnya. Integrasi ini memungkinkan bisnis mengatur setiap langkah, mulai dari memulai retur hingga mengirim notifikasi kepada staf dan pelanggan. Untuk sukses, peritel harus memastikan elemen-elemen berikut: pemetaan yang jelas dari kode alasan retur ke alur kerja spesifik, proses pengiriman gabungan ke fasilitas pemrosesan, integrasi pemeriksaan kualitas (seperti Value Added Services), dan pelacakan otomatis sepanjang perjalanan retur. Fluent Commerce memastikan bahwa setiap retur ditangani dengan presisi, mengubah potensi kerugian menjadi peluang untuk memperkuat hubungan pelanggan.
Integrasi Kunci #8: PIM untuk Akurasi dan Konsistensi Data Produk
Akurasi data produk membentuk fondasi operasi commerce yang sukses. Koneksi antara Fluent Commerce dan sistem Product Information Management (PIM) menciptakan sumber kebenaran sentral untuk semua data produk yang mengalir secara alami di seluruh ekosistem commerce Anda. Tanpa PIM yang terintegrasi, peritel sering menghadapi inkonsistensi data produk di berbagai saluran, yang dapat menyebabkan kesalahan pesanan, ulasan negatif, dan hilangnya penjualan.
Sistem PIM berbagi data master vital dengan Fluent Commerce, termasuk produk, kategori, deskripsi, harga, dan gambar. Fluent Commerce membutuhkan informasi produk ini untuk memproses pesanan dengan baik, tetapi tidak menyimpan data master ini secara internal, melainkan mengandalkan PIM sebagai sumber otoritatif. Integrasi ini membantu pedagang terhubung dengan berbagai platform e-commerce dan marketplace, serta memastikan katalog produk tetap sinkron. Ini memastikan bahwa pelanggan di setiap saluran selalu melihat informasi produk yang akurat, terbaru, dan konsisten, mulai dari detail spesifikasi hingga ketersediaan.
Manfaat Integrasi PIM
- Akurasi Data yang Lebih Baik: Menjaga informasi produk tetap andal dan terkini di semua sistem, mengurangi kesalahan dan ketidaksesuaian.
- Proses yang Disederhanakan: Mengotomatiskan tugas-tugas yang sebelumnya membutuhkan pekerjaan manual, membebaskan sumber daya tim untuk fokus pada inisiatif strategis.
- Konsistensi Omnichannel: Memberikan informasi produk yang seragam di semua platform, membangun kepercayaan pelanggan dan pengalaman merek yang kohesif.
- Waktu Pemasaran yang Lebih Cepat: Produk diluncurkan dalam hitungan menit, dibandingkan 2-3 minggu sebelumnya, memungkinkan peritel merespons tren pasar dengan lebih cepat.
Peritel yang menghubungkan PIM dengan Fluent Commerce dapat menyinkronkan katalog produk ke saluran penjualan dengan data yang segar dan akurat. Implementasi baru-baru ini menunjukkan pengurangan waktu pemasaran (time to market) yang luar biasa sebesar 70%. Perubahan ini membantu bisnis merespons peluang lebih cepat. Tim juga menghabiskan 60% lebih sedikit waktu untuk bekerja dengan data produk, yang membebaskan sumber daya untuk pekerjaan strategis. Integrasi ini memiliki tingkat kompleksitas 13 dari 20 dan membutuhkan pengembangan kustom serta pengujian. Keberhasilan bergantung pada tujuan yang jelas, kompatibilitas sistem, pemetaan bidang data dan alur kerja yang cermat, serta pembangunan arsitektur integrasi yang kuat. Organisasi harus fokus pada interoperabilitas sistem melalui API yang andal yang membuat koneksi platform dapat diandalkan.
Integrasi Kunci #9: Carrier Service untuk Logistik Pengiriman yang Fleksibel
Kecepatan dan keandalan pengiriman secara langsung memengaruhi kepuasan pelanggan dalam operasi e-commerce. Integrasi layanan kurir Fluent Commerce menghubungkan sistem manajemen pesanan Anda dengan penyedia pengiriman, membantu merampingkan operasi pengiriman dari awal hingga akhir. Dalam pasar yang sangat kompetitif, menawarkan pilihan pengiriman yang beragam dan efisien bukan lagi nilai tambah, melainkan suatu keharusan.
Fluent Commerce memungkinkan fungsionalitas vital melalui integrasi layanan kurir. Sistem menerima permintaan pemesanan kurir dan mengirimkan detail konsinyasi dengan label pengiriman dan informasi pelacakan. Ia juga memproses permintaan manifes. Koneksi ini bertindak sebagai tautan penting antara manajemen pesanan dan pengiriman akhir kepada pelanggan. Ini berarti, dari satu platform, peritel dapat memilih kurir terbaik berdasarkan biaya, kecepatan, atau ketersediaan, serta menghasilkan semua dokumen yang diperlukan secara otomatis, meminimalkan intervensi manual.
Manfaat Integrasi Kurir
- Pengurangan Biaya: Pengurangan biaya sebesar 10% hingga 40% melalui opsi kurir regional, memungkinkan peritel mengoptimalkan pengeluaran logistik.
- Opsi Pengiriman yang Lebih Baik: Menawarkan layanan yang lebih cepat, pengiriman akhir pekan, dan berbagai pilihan lainnya, memenuhi preferensi pelanggan yang beragam.
- Pemilihan Kurir Real-Time: Pemilihan kurir terkini selama pengalaman berbelanja, memastikan pelanggan melihat opsi pengiriman yang paling akurat dan sesuai.
- Ketahanan yang Lebih Besar: Melalui strategi multi-kurir, bisnis dapat mengurangi risiko ketergantungan pada satu penyedia dan memastikan kelangsungan pengiriman.
Banyak peritel menghadapi tantangan pengiriman selama musim puncak e-commerce. Agregator kurir seperti Metapack (Inggris), ProShip (AS), dan ShippIt (Australia) telah membantu memecahkan tantangan ini. Solusi ini mengonfirmasi kurir mana yang dapat melayani pesanan melalui satu panggilan selama berbelanja. Mereka juga memberikan waktu transit, tarif, dan aturan untuk rute spesifik. Penyiapan yang sukses memerlukan integrasi dengan agregator kurir untuk mengonfirmasi opsi layanan dengan satu panggilan. Sistem manajemen pesanan Fluent Commerce berfungsi sebagai “otak” di balik penyumberan kurir, melacak stok yang tersedia dan menemukan lokasi pemenuhan yang optimal. Sistem kemudian memproses pembaruan pelacakan dari kurir dan membagikan informasi tersebut dengan sistem lain yang terhubung, memberikan visibilitas end-to-end yang krusial bagi pelanggan dan peritel.
Integrasi Kunci #10: Payment Gateway untuk Transaksi Finansial yang Lancar
Pemrosesan pembayaran berfungsi sebagai fondasi finansial operasi ritel. Gerbang pembayaran yang terintegrasi dengan baik memastikan transaksi yang lancar dan merampingkan pengembalian dana serta operasi moneter lainnya dalam sistem manajemen pesanan Anda. Di dunia e-commerce, kecepatan, keamanan, dan keandalan transaksi pembayaran adalah faktor krusial yang memengaruhi konversi dan kepercayaan pelanggan.
Fluent Order Management menyediakan manajemen pembayaran yang terperinci di seluruh siklus hidup pesanan. Integrasi ini membantu komunikasi dengan API Pembayaran untuk peristiwa kritis seperti pengembalian dana, keberhasilan pembayaran, dan pemeriksaan penipuan. Sistem mengonfirmasi permintaan pembayaran yang diterima, memprosesnya, dan mengembalikan token respons untuk pemrosesan pesanan lebih lanjut. Alur kerja Anda dapat mencerminkan model bisnis spesifik dan menentukan waktu yang tepat untuk pengambilan pembayaran – baik pada saat pesanan ditempatkan atau selama pemenuhan. Fleksibilitas ini memungkinkan peritel untuk mengelola risiko dan alur kas mereka secara efektif, beradaptasi dengan berbagai strategi pembayaran.
Manfaat Integrasi Payment Gateway
- Operasi yang Disederhanakan: Transfer data otomatis antara pemroses pembayaran dan sistem akuntansi menghilangkan input manual dan menghemat waktu.
- Pengurangan Kesalahan: Pembuatan faktur cepat terhadap pembelian menghilangkan kesalahan perhitungan, memastikan akurasi finansial.
- Alur Kas yang Lebih Baik: Transfer transaksi langsung ke buku besar atau perangkat lunak ERP memungkinkan manajemen inventori dan penggajian yang lebih baik, memberikan visibilitas finansial yang lebih jelas.
- Penghematan Biaya Tenaga Kerja: Pemrosesan otomatis mengurangi kebutuhan tenaga kerja untuk tugas-tugas administratif yang terkait dengan pembayaran.
Sebuah merek pakaian direct-to-consumer menunjukkan kekuatan otomatisasi pengembalian dana. Merek tersebut mengotomatiskan 70% dari proses pengembalian dana setelah mengimplementasikan solusi pembayaran terintegrasi. Waktu pemrosesan pengembalian dana rata-rata mereka turun dari 3,2 hari menjadi di bawah 30 menit. Peningkatan ini meningkatkan skor kepuasan pelanggan dan meningkatkan pembelian berulang. Integrasi gerbang pembayaran memiliki tingkat kompleksitas 14 dari 20 dan membutuhkan pengembangan kustom yang substansial dengan pengujian menyeluruh. Keberhasilan bergantung pada tujuan yang jelas, analisis kompatibilitas sistem, pemetaan bidang data yang tepat, arsitektur yang tangguh, dan kepatuhan regulasi. Organisasi harus menyeimbangkan sumber daya pengembangan dengan potensi manfaat sambil menjaga protokol keamanan yang tepat.
Integrasi Kunci #11: Analitik & BI untuk Wawasan Operasional Mendalam
Keputusan berbasis analitik membedakan peritel yang berkembang pesat dari mereka yang kesulitan. Bisnis dapat menemukan cara untuk meningkatkan operasi melalui integrasi analitik Fluent Commerce yang menunjukkan metrik manajemen pesanan vital. Di era data-driven, kemampuan untuk mengubah data mentah menjadi wawasan yang dapat ditindaklanjuti adalah keunggulan kompetitif yang tak ternilai.
Organisasi dapat melacak metrik kinerja di seluruh operasi manajemen pesanan dengan fitur analitik dan integrasi BI Fluent Commerce. Arsitektur API platform yang fleksibel memungkinkan transfer data antar sistem dan menciptakan tampilan kinerja manajemen pesanan yang lengkap. Perusahaan dapat mengakses metrik signifikan yang membantu mereka mengoptimalkan manajemen inventori dan proses pemenuhan. Ini mencakup segala hal mulai dari tingkat pengambilan pesanan (pick rates) hingga waktu siklus pemenuhan dan biaya pengiriman per pesanan, memberikan gambaran holistik tentang efisiensi operasional.
Manfaat Utama Integrasi Analitik
- Visibilitas Operasional yang Ditingkatkan: Memantau KPI di seluruh saluran, lokasi, dan metode pemenuhan, memberikan pemahaman mendalam tentang kinerja bisnis.
- Resolusi Masalah Proaktif: Mengidentifikasi kemacetan pemrosesan pesanan sebelum memengaruhi pelanggan, memungkinkan intervensi dini.
- Perencanaan Inventori yang Lebih Baik: Data historis membantu mengoptimalkan tingkat stok di seluruh lokasi, mencegah kehabisan stok dan kelebihan stok.
- Benchmarking Kinerja: Membandingkan kinerja pemenuhan antar toko dan gudang, mengidentifikasi area untuk perbaikan dan praktik terbaik.
Peritel yang menggunakan integrasi analitik Fluent Commerce mendapatkan wawasan cepat tentang metrik pemenuhan pesanan. Manajer dapat melacak tingkat pengambilan, waktu pemrosesan, dan kinerja pengiriman di seluruh lokasi melalui dasbor yang dapat disesuaikan. Wawasan ini mengarah pada peningkatan operasional spesifik yang mengurangi biaya pemenuhan dan meningkatkan kepuasan pelanggan. Platform Fluent memiliki fitur yang berpadu mulus dengan API eksternal dan konektor sambil memberikan pengguna visibilitas inventori terkini. Data mengalir dengan stabil antara Fluent Commerce dan platform analitik berkat arsitektur berbasis peristiwa (event-driven architecture) sistem. Ini menciptakan dasar yang andal untuk pelaporan dan analisis yang akurat, memungkinkan peritel untuk membuat keputusan strategis yang didasarkan pada bukti konkret.
Membangun Ekosistem Ritel Terhubung: Pertimbangan dan Langkah Selanjutnya
Setelah menjelajahi 11 integrasi kunci Fluent Commerce, menjadi jelas bahwa ekosistem ritel yang terhubung dan terintegrasi adalah prasyarat untuk kesuksesan di era modern. Setiap integrasi—mulai dari platform e-commerce seperti Shopify dan Salesforce, hingga sistem back-end krusial seperti ERP, WMS, dan PIM, serta layanan penting seperti pembayaran dan pengiriman—berperan vital dalam menciptakan pengalaman pelanggan yang mulus dan operasi yang efisien. Namun, mengidentifikasi integrasi yang tepat dan merencanakan implementasinya memerlukan pertimbangan yang cermat dan pemahaman yang mendalam tentang tujuan bisnis Anda.
Pertama, sangat penting untuk melakukan audit menyeluruh terhadap sistem yang ada. Pahami kekuatan dan kelemahan setiap sistem, serta bagaimana data mengalir (atau tidak mengalir) di antara mereka. Identifikasi titik-titik gesekan utama yang menghambat efisiensi operasional atau kepuasan pelanggan. Setelah itu, prioritaskan integrasi yang akan memberikan dampak terbesar pada tujuan bisnis Anda, apakah itu mengurangi pembatalan pesanan, mempercepat waktu pengiriman, atau meningkatkan akurasi inventori. Jangan mencoba mengintegrasikan semuanya sekaligus; mulailah dengan integrasi yang paling krusial dan bangun secara bertahap.
Kedua, fokus pada pembangunan arsitektur integrasi yang tangguh dan fleksibel. Mengingat kompleksitas yang bervariasi dari setiap integrasi (seperti yang ditunjukkan oleh peringkat kompleksitas yang dibahas), penting untuk memiliki rencana yang jelas untuk pemetaan data, alur kerja, dan pengujian. Pemanfaatan konektor siap pakai dari mitra dan arsitektur API-first Fluent Commerce dapat secara signifikan mempercepat proses ini. Tim juga harus siap untuk melakukan pengembangan kustom dan pengujian menyeluruh untuk memastikan semua sistem beroperasi secara harmonis. Pemilihan mitra implementasi yang tepat dengan pengalaman mendalam dalam integrasi Fluent Commerce juga sangat krusial untuk memastikan keberhasilan proyek.
Ketiga, jangan lupakan pentingnya pengalaman pengguna, baik untuk pelanggan maupun staf Anda. Integrasi yang baik tidak hanya efisien di balik layar, tetapi juga menyederhanakan interaksi bagi semua pihak. Visibilitas inventori real-time, opsi pemenuhan yang fleksibel, dan proses retur yang mudah adalah contoh bagaimana integrasi dapat meningkatkan pengalaman pelanggan secara langsung. Demikian pula, staf toko dan gudang yang diberdayakan dengan informasi akurat dan alur kerja yang efisien akan lebih produktif dan termotivasi. Dengan memprioritaskan pengalaman manusia di setiap tahap, Anda tidak hanya membangun sistem yang efektif tetapi juga merek yang dicintai.
Fluent Commerce, dengan arsitektur cloud-native dan dukungan API yang kuat, memberikan fleksibilitas dan fondasi yang Anda butuhkan untuk menciptakan ekosistem ritel yang benar-benar terhubung. Ini memungkinkan peritel untuk tidak hanya bertahan tetapi juga berkembang di pasar yang dinamis, dengan kemampuan untuk beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan permintaan konsumen dan inovasi teknologi. Dengan pendekatan yang strategis dan fokus pada nilai nyata, integrasi dengan arsitektur modern seperti Fluent Commerce dapat mengubah sistem yang terfragmentasi menjadi mesin pertumbuhan yang kuat, memberikan keunggulan kompetitif yang berkelanjutan.
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
Fluent Commerce adalah Sistem Manajemen Pesanan Terdistribusi (Distributed Order Management System – OMS) berbasis cloud-native yang mengorkestrasi alur pesanan yang kompleks di berbagai saluran penjualan, gudang, dan mitra. Platform ini penting bagi peritel karena memungkinkan visibilitas inventori real-time, pemenuhan pesanan yang fleksibel (seperti Ship from Store atau Click & Collect), dan pengalaman pelanggan omnichannel yang mulus, mengatasi masalah sistem terfragmentasi dan data yang tidak sinkron.
Integrasi Fluent Commerce secara dramatis meningkatkan manajemen inventori dengan menyediakan satu sumber kebenaran data inventori di seluruh ekosistem ritel Anda. Ia mengumpulkan data stok dari berbagai sistem (ERP, WMS, POS) dan menyinkronkannya secara real-time. Ini mencegah overselling atau underselling, memungkinkan alokasi stok yang optimal untuk setiap pesanan, dan memastikan pelanggan melihat ketersediaan produk yang akurat di semua saluran, mengurangi pembatalan pesanan dan meningkatkan kepuasan.
Fluent Commerce dapat berintegrasi dengan berbagai platform e-commerce dan sistem back-end kunci. Ini termasuk platform e-commerce terkemuka seperti Shopify, Salesforce Commerce Cloud, dan SAP Commerce Cloud. Selain itu, ia terintegrasi erat dengan sistem Enterprise Resource Planning (ERP), Warehouse Management Systems (WMS), Point of Sale (POS), Product Information Management (PIM), serta berbagai Payment Gateway, Carrier Service, dan solusi Analitik/BI, menciptakan ekosistem ritel yang sepenuhnya terhubung.
Kesimpulan
Kesuksesan operasi ritel modern sangat bergantung pada sinkronisasi inventori yang akurat di semua sistem. Peritel terkemuka telah mengubah proses manajemen pesanan mereka melalui kolaborasi strategis dengan Fluent Commerce, menciptakan ekosistem commerce terpadu. Bisnis kini dapat memberikan informasi inventori yang andal, opsi pemenuhan yang fleksibel, dan pengalaman belanja yang mulus di berbagai saluran, memenuhi ekspektasi pelanggan yang semakin tinggi.
Tekanan untuk pengiriman produk yang cepat dan data inventori yang akurat menuntut peritel memiliki sistem manajemen pesanan yang tangguh dengan integrasi yang tepat. Setiap integrasi membawa manfaatnya sendiri yang signifikan: Shopify meningkatkan manajemen pembayaran, SAP Commerce Cloud memangkas biaya operasional, WMS menyederhanakan operasi gudang, dan sebagainya. Contoh nyata seperti JD Sports yang mencapai kelincahan luar biasa dengan integrasi Salesforce mereka, meluncurkan merek baru hanya dalam lima minggu, atau peningkatan penjualan online Breitling sebesar 20% setelah mengimplementasikan Fluent Commerce dengan SAP, menunjukkan bagaimana sistem yang terhubung dapat mengubah potensi menjadi hasil bisnis konkret.
Pertimbangan teknis dan pemilihan mitra implementasi yang tepat sangat vital. Arsitektur cloud-native Fluent Commerce yang mendukung berbagai pola API memberikan fleksibilitas integrasi yang lebih cepat sambil menjaga akurasi data di seluruh sistem. Hal ini memungkinkan peritel untuk beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan pasar dan ekspektasi pelanggan tanpa harus merombak seluruh platform mereka. Nilai dari integrasi ini melampaui efisiensi operasional dan pengurangan biaya; keunggulan kompetitif yang sesungguhnya berasal dari pengalaman pelanggan yang lebih baik. Visibilitas inventori yang akurat, opsi pemenuhan yang fleksibel, dan pelacakan pesanan yang jelas menciptakan pengalaman belanja yang membangun loyalitas dan mendorong penjualan.
Untuk tetap kompetitif, peritel harus secara proaktif menilai sistem mereka saat ini dan mengidentifikasi peluang integrasi yang selaras dengan tujuan bisnis dan harapan pelanggan. Kombinasi integrasi Fluent Commerce yang tepat dapat mengubah sistem yang terpisah menjadi ekosistem terpadu yang memberikan pengalaman luar biasa kepada pelanggan sambil menjalankan operasi dengan lancar di balik layar.
